[RUSSIA] Tumit Kotor di Masjid

Traveling memang dapat memberikan pelajaran penting bagi kita. Banyaknya kebiasaan atau budaya yang berbeda dengan kebiasaan / budaya di Indonesia membuat kita menjadi sadar bahwa kita bukan yang paling benar ataupun sempurna.

Salah satu respek saya yang muncul setelah traveling adalah ternyata muslim di Russia sangat menghormati kebersihan dan kesucian masjid.

Ini saya alami ketika saya ikut sholat berjamaah di salah satu masjid kecil di Kota Kazan, Russia.

Saat itu setelah saya jalan kaki keliling kota, terdengar suara adzan di sebuah masjid. Saat itu saya jalan kaki hanya menggunakan sandal gunung merk asli Indonesia.

Saya segera masuk dan mencari tempat wudhu. Karena ada kendala bahasa, saya menggunakan bahasa isyarat dan bahasa tubuh kepada seseorang (penjaga masjid) di masjid tersebut. Orang tersebut menunjuk ke arah tertentu.  Ketika saya ikuti petunjuk itu sampailah saya di kamar kecil dengan toilet duduk di dalamnya. Cukup modern toiletnya, tidak seperti di masjid lainnya.

Rupanya orang tersebut mengira saya mau buang air kecil, sehingga diarahkan ke toilet.

Karena sholat maghrib sudah dimulai, saya tidak berusaha lagi mencari lokasi tempat wudhu. Saya wudhu di toilet ini saja.

Celakanya di toilet tersebut, air krannya sedang mati.  Jadi tidak air dari wastafel. Saya lihat di lantai toilet ada semacam teko.  Di Russia, Iran bahkan di Arab Saudi, hal ini sudah lazim di toiletnya tersedia semacam teko yang digunakan untuk menampung air pembersih / berwudlu.

Saya lihat masih ada airnya setengah.  Jadi saya harus berhemat air agar bisa berwudlu sampai selesai.  Yang jadi masalah adalah tumit kaki saya sangat kotor dan berwarna hitam akibat kelamaan jalan kaki.  Air di teko tidak cukup untuk membuat tumit saya bersih kembali.

Selesai berwudhu, saya segera bergabung dengan jamaah Sholat Maghrib.  Begitu sholat selesai, saya dicolek oleh seseorang di belakang saya.  Rupanya si penjaga masjid tadi. Dia menunjuk-nunjuk tumit saya yang kotor. Raut wajahnya menunjukkan ketidaksenangan terhadap saya.  Saya rasa dia marah karena kaki saya kotor.

Rupanya memang muslim di Russia sangat menjaga kebersihan masjid.  Dan saya baru tersadar ketika akan keluar masjid. Di dekat pintu masuk gedung masjid terdapat keranjang dan di dalamnya terdapat semacam sepatu kain sebagai alas kaki untuk masuk masjid.

Pilihannya memang ada tiga :

  1. Bila kaki bersih, kita bisa masuk masjid tanpa sepatu kain tersebut.
  2. Bila kaki kotor, kita harus masuk masjid menggunakan sepatu kain.
  3. Atau kita masuk masjid menggunakan kaos kaki (ini dilakukan sebagian besar jamaah di Russia).

Dan saya melanggar ketiga pilihan tersebut.

Ah… coba tadi saya ditunjukkan lokasi tempat berwudlu-nya. Mungkin kaki saya lebih bersih.  Mohon maaf…

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s